11 Mei 2026 – Industri serat kimia global menyaksikan peningkatan ganda dari pemulihan pasar dan percepatan transformasi ramah lingkungan, dengan inovasi berkelanjutan dan kinerja pasar yang stabil yang mendorong pembangunan berkualitas tinggi di sektor ini, menurut data industri terbaru dan pengumuman perusahaan.
Di pasar Tiongkok, sektor serat kimia menunjukkan tanda-tanda pemulihan positif pada 8 Mei 2026. Indeks Serat Kimia (881264) ditutup pada 4,513.45, naik 0.47% dari hari perdagangan sebelumnya, dengan total nilai pasar 439.067 miliar yuan dan omset 11.117 miliar yuan. Saham individu menunjukkan kinerja yang berbeda, dengan Hengshen New Materials memimpin kenaikan dengan kenaikan 10,03% menjadi ditutup pada 8,23 yuan, diikuti oleh Baolidi dengan kenaikan 9,13% menjadi 69,81 yuan. Sementara itu, beberapa perusahaan terkemuka seperti Hengyi Petrochemical dan ST Hailong mengalami sedikit penurunan, mencerminkan tren penyesuaian struktural industri.
Dengan latar belakang mandat keberlanjutan global dan meningkatnya permintaan konsumen akan produk ramah lingkungan, industri serat kimia sedang mengalami transformasi besar menuju pembangunan rendah karbon. Perusahaan-perusahaan terkemuka secara aktif berinvestasi dalam teknologi serat daur ulang dan berbasis bio untuk mengurangi dampak lingkungan. Misalnya, Jilin Chemical Fiber telah menjalin kemitraan strategis dengan Circulose, pemimpin global dalam daur ulang tekstil, untuk secara eksklusif memasarkan dan menjual benang filamen viscose yang dibuat dengan 30% pulp daur ulang Circulose®, dengan rencana untuk meningkatkan kandungan daur ulang hingga 50% di masa depan. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan produksi serat viscose sirkular dan menetapkan tolok ukur bagi transisi ekonomi sirkular dalam industri.
Inovasi berkelanjutan membentuk kembali lanskap industri. Para pemain besar termasuk DuPont, Indorama Ventures, dan Toray Industries menginvestasikan miliaran dolar dalam produksi poliester daur ulang (rPET), mengubah limbah pasca-konsumen seperti botol plastik menjadi serat berkualitas tinggi. Fasilitas rPET terbaru Indorama Ventures dapat memproses 100.000 ton sampah plastik setiap tahunnya, mengurangi emisi karbon sebesar 70% dibandingkan dengan produksi poliester murni. Serat berbasis bio yang berasal dari sumber daya terbarukan seperti tepung jagung dan tebu juga mendapatkan popularitas, dengan merek seperti Lululemon dan Patagonia yang mengadopsi bahan-bahan ini dalam lini pakaian mereka.
Pasar serat poliakrilonitril (PAN), yang merupakan segmen utama industri serat kimia, juga siap mengalami pertumbuhan yang pesat. Sebagai prekursor penting untuk serat karbon, permintaan serat PAN didorong oleh berkembangnya sektor kedirgantaraan, otomotif, dan energi angin. Pasar serat PAN global diproyeksikan tumbuh pada CAGR sebesar 5,9% dari tahun 2026 hingga 2034, dan mencapai USD 2,03 miliar pada tahun 2034. Produsen terkemuka seperti Toray Industries dan Teijin Limited berinvestasi dalam kemajuan teknologi untuk meningkatkan kualitas serat PAN dan memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap komposit karbon berkinerja tinggi.
Analis industri mencatat bahwa sektor serat kimia secara bertahap beralih dari pertumbuhan yang didorong oleh skala menjadi pembangunan yang didorong oleh nilai. Sementara segmen serat konvensional menghadapi tekanan dari kelebihan kapasitas dan persaingan harga, serat ramah lingkungan dan serat berkinerja tinggi menjadi mesin pertumbuhan utama. Dengan peraturan lingkungan yang lebih ketat dan meningkatnya permintaan pasar akan produk-produk berkelanjutan, perusahaan-perusahaan yang berfokus pada inovasi teknologi dan manufaktur ramah lingkungan diharapkan dapat memperoleh keunggulan kompetitif dalam lanskap pasar yang terus berkembang.
